Baru Diperbaiki Januari Lalu, Ubin Batu Alam Halaman Pendopo Pate Alos Besuki Sudah Rusak
SITUBONDO, realitapublik.id – Kualitas proyek perbaikan fasilitas publik di Kabupaten Situbondo kembali menjadi sorotan. Belum genap satu tahun sejak perbaikan, ubin batu alam di area pintu masuk hingga halaman depan Pendopo Pate Alos Besuki sudah mengalami kerusakan berupa retak-retak dan pecah.
Informasi terhimpun, dalam proyek rehabilitasi sebelumnya, ubin yang rusak diklaim telah diganti total dengan material baru yang kualitasnya serupa. Kondisi lantai yang rusak sebelum waktunya ini pun langsung memicu perhatian dan keprihatinan dari sejumlah kalangan masyarakat.
Salah satu warga Besuki Raya, Hakim, menegaskan bahwa kerusakan massal ini tidak boleh dipandang sebelah mata. Menurutnya, gejala keretakan pada fasilitas penting seperti pendopo tidak hanya merusak estetika visual, tetapi juga menjadi sinyal faktor lainnya.
"Retak dan rusaknya lantai di area pendopo itu tidak sekadar mengganggu pemandangan, tetapi bisa menjadi tanda adanya masalah struktural yang jauh lebih serius di bawah permukaan," ujar Hakim kepada media.
Hakim membeberkan tiga faktor utama yang diduga kuat menjadi pemicu retaknya ubin batu alam di Pendopo Besuki tersebut:
1. Perubahan Suhu dan Kelembaban Ekstrem
Faktor alam menjadi salah satu pemicu utama. Perubahan suhu dan kelembaban yang ekstrem dapat menyebabkan fluktuasi volume pada material lantai. "Ketika lantai mengalami ekspansi (pemuaian) dan kontraksi (penyusutan) yang berlebihan secara terus-menerus, retakan akan muncul sebagai respons alami terhadap tekanan yang terbentuk," jelasnya.
2. Pemilihan Material yang Tidak Tepat
Faktor kedua adalah ketidaksesuaian spesifikasi. Pemilihan material yang tidak sesuai dengan karakteristik lingkungan dan intensitas penggunaan area pendopo mempercepat kerusakan. "Material yang kurang fleksibel atau tidak memiliki daya tahan yang cukup terhadap beban berat akan sangat rentan pecah saat menerima tekanan konstan," kata Hakim.
3. Fondasi Bawah yang Lemah dan Tidak Stabil
Penyebab paling krusial diduga terletak pada struktur terbawah. Fondasi yang tidak stabil atau terlalu lemah dipastikan tidak akan mampu menopang beban lantai secara efektif. Akibatnya, terjadi pergeseran atau penurunan tanah (settlement) yang secara langsung memaksa permukaan ubin di atasnya pecah dan retak.
Hingga berita ini diturunkan, publik berharap perbaikan ulang dengan struktur fondasi yang lebih kokoh agar aset daerah tersebut tidak terus-menerus mengalami kerusakan berulang.(*)
Comments
Post a Comment