Konflik Jurnalis dan Pengawas Proyek Berakhir Damai, Rahmat Sampaikan Klarifikasi dan Permintaan Maaf Resmi

TULANG BAWANG BARAT (TUBABA) realitapublik.id – Menyusul pemberitaan sejumlah media online terkait dugaan ancaman terhadap seorang jurnalis, Rahmat, pengawas proyek Islamic Center (IC) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), akhirnya memberikan klarifikasi dan menyampaikan permintaan maaf secara resmi kepada jurnalis yang bersangkutan, Junaidi.   Klarifikasi ini disampaikan Rahmat pada Senin (24/11/2025), sebagai respons atas kritik keras yang diterimanya pasca tindakannya yang dinilai mengancam.   Dalam pernyataannya, Rahmat membantah sengaja bersikap arogan. Ia menjelaskan bahwa insiden tersebut dipicu oleh miskomunikasi dan kondisi pribadinya.   "Atas nama pribadi saya Rahmat meminta maaf kepada saudara Junaidi, dan seluruh jurnalis Tubaba dan luar Tubaba atas berita yang beredar dikarenakan pada saat itu saya ada permasalahan pribadi. Sekali lagi saya minta maaf," kata Rahmat.   Rahmat menambahkan bahwa ia menyesal jika cara penyampaiannya dianggap kurang tepat oleh pihak jurnalis.   Di tempat yang sama, mertua Rahmat turut menyampaikan permohonan maaf kepada Junaidi dan komunitas jurnalis Tubaba, berharap insiden ini dapat diselesaikan.   "Sekali lagi saya atas nama orang tua dari Rahmat anak saya mengucapkan terima kasih banyak kepada teman-teman jurnalis Tubaba yang telah memberikan maaf kepada anak saya. Saya rasa ini hanya miskomunikasi saja," ungkapnya.   Dengan adanya klarifikasi dan permintaan maaf terbuka ini, diharapkan hubungan antara pengawas proyek dan rekan-rekan jurnalis dapat kembali harmonis, serta mendukung terciptanya iklim kerja yang profesional dan kondusif dalam pengawasan proyek pembangunan di Tubaba.

Comments

RUANG IKLAN GAMBAR Ukuran ideal 800 x 400 px