Cegah Osteoporosis, RSUD Bangil Kini Miliki Layanan Canggih DEXA Scan untuk Deteksi Kepadatan Tulang
PASURUAN realitapublik.id – RSUD Bangil terus memperkuat posisinya sebagai pusat rujukan kesehatan modern dengan meluncurkan layanan Bone Mineral Density (BMD) atau DEXA Scan. Inovasi ini dihadirkan sebagai langkah preventif medis untuk mendeteksi dini risiko pengeroposan tulang atau osteoporosis, yang seringkali menjadi "penyakit senyap" bagi masyarakat.
Kepala Tim Kerja Pelayanan Medis Rawat Jalan RSUD Bangil, dr. Darmi Sapto Kurniawati, menjelaskan bahwa alat BMD ini merupakan standar emas dalam penegakan diagnosis gangguan struktur tulang.
"Kehadiran alat BMD ini sangat membantu tenaga medis dalam menilai kekuatan tulang secara akurat dan menentukan terapi yang paling tepat bagi pasien," ujar dr. Darmi. Rabu (17/12/25)
Pemeriksaan BMD di RSUD Bangil menggunakan teknologi sinar-X dosis rendah untuk mengukur kadar kalsium serta mineral penting lainnya dalam tulang. Hasil pemindaian ini memberikan gambaran presisi mengenai risiko patah tulang di masa depan.
Layanan ini sangat dianjurkan bagi kelompok masyarakat berisiko tinggi, antara lain:
- Wanita Menopause: Mengingat perubahan hormon yang memengaruhi kepadatan tulang.
- Lansia: Khususnya pria berusia di atas 70 tahun.
- Pasien Steroid: Individu yang mengonsumsi obat steroid dalam jangka panjang.
- Kondisi Khusus: Mereka dengan riwayat patah tulang atau berat badan rendah.
Dengan hadirnya fasilitas DEXA Scan ini, masyarakat Kabupaten Pasuruan tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke kota besar untuk mendapatkan diagnostik kepadatan tulang yang komprehensif. Inovasi ini menjadi bukti nyata transformasi layanan kesehatan di RSUD Bangil.
"Manajemen RSUD Bangil berkomitmen untuk terus mengikuti perkembangan teknologi kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal," pungkas dr. Darmi.
Layanan ini kini telah tersedia dan dapat diakses oleh masyarakat umum maupun pasien rujukan, sebagai bagian dari upaya RSUD Bangil memberikan pelayanan kesehatan yang holistik dan berkelanjutan.
Comments
Post a Comment