Dugaan Main Rahasia di Perumda Tirta Kanjuruhan: Lelang Proyek Rp 10 Miliar 'Hilang' Disusul Lelang Baru Rp 7 Miliar
MALANG realitapublik.id – Proses lelang proyek pengadaan di Perumda Tirta Kanjuruhan tahun 2025 diselimuti kejanggalan dan minim transparansi, memicu dugaan adanya pembatalan atau re-tender proyek bernilai miliaran rupiah yang disulap di tengah jalan.
Kejanggalan ini mencuat karena tidak ada keterangan resmi mengenai pembatalan lelang pertama di laman resmi pengadaan Perumda.
Pada 14 Mei 2025, Perumda Tirta Kanjuruhan membuka lelang untuk pekerjaan “Pemasangan Pipa, Aksesoris, serta Pelaksanaan Pekerjaan Sipil di Unit Sumbermanjing Wetan” dengan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) kurang lebih Rp 10 miliar.
Namun, yang membuat publik bertanya-tanya, pada 20 Agustus 2025, instansi yang sama kembali menggelar lelang dengan jenis pekerjaan dan lokasi yang identik, namun nilai HPS-nya turun drastis menjadi hanya Rp 7 miliar.
Tidak adanya penjelasan resmi apakah lelang kedua ini merupakan pengadaan baru, re-tender, atau penyesuaian paket dari lelang sebelumnya menimbulkan tanda tanya besar, khususnya di kalangan pelaku usaha konstruksi.
Saat dikonfirmasi mengenai adanya dua lelang dengan objek pekerjaan yang sama, Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan, Syamsul Hadi, memilih irit bicara. “Silakan langsung menghubungi PPK,” tegasnya kepada awak media pada Kamis (4/12/25)
Sementara itu, Dirtek Perumda Tirta Kanjuruhan, Haris Fadilah, menyatakan pelaksanaan tender sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku. “Pelaksanaan tender sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku di Perumda Tirta Kanjuruhan,” tandas Haris melalui pesan WhatsApp.
Minimnya transparansi ini ditanggapi kritis oleh publik. Direktur PusDek, Asep Suriaman, menuntut agar Perumda terbuka.
"Jika sesuai prosedur, buka saja dokumennya ke publik. Kami juga akan telusuri proyek ini," pungkas Asep Suriaman, menyoroti hak publik untuk mengetahui dokumen lelang proyek yang menggunakan dana publik.
Hingga berita ini diturunkan, penelusuran terkait keberadaan dan kejelasan proyek besar tersebut masih dilakukan.
Comments
Post a Comment