Proyek Jalan Mangkrengan-Lekok Disorot: Ditutup Total, Warga Keluhkan Ekonomi Terhambat dan Gorong-gorong Rusak

PASURUAN realitapublik.id – Proyek pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Mangkrengan–Lekok di Kabupaten Pasuruan menuai kritik keras dari warga Lekok dan aktivis setempat. Pelaksana proyek, CV. Semeru Karya Perkasa, dinilai tidak profesional karena menyetop akses jalan secara total tanpa menggunakan sistem buka-tutup satu arah.   Penutupan total akses jalan umum ini dituding menghambat perekonomian warga dan memaksa pengguna jalan beralih ke jalan alternatif melalui jalur kampung.   Proyek yang berada di bawah naungan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan dengan nilai kontrak mencapai Rp1.330.338.671 (Nomor Kontrak 00.3.2/PPK-II/04.35-DBHCHT/424.073/2025) ini diminta segera mendapat sorotan dari dinas terkait. [caption id="attachment_14547" align="alignnone" width="300"] Papan proyek[/caption] Salah satu aktivis lokal menyatakan bahwa pekerjaan yang menghubungkan Desa Branang–Rowogempol tersebut dikerjakan tidak profesional.   "Akses jalan umum seharusnya pekerjaan itu dilakukan lembur bukan per hari biar cepat selesai dan bukan ditutup semuanya yang mematikan akses melintas dan menghambat perekonomian warga," ujarnya. Sabtu (6/12/25) [caption id="attachment_14539" align="alignnone" width="300"] Warga memperbaiki dengan penutup kayu (Chu realitapublik)[/caption] Keluhan terbesar datang dari warga kampung yang jalannya kini menjadi rute alternatif. Kendaraan berat, termasuk truk, yang sebelumnya tidak pernah melintas, kini rutin menggunakan jalan kampung.   "Biasanya sepi, sekarang tiap hari ramai pelintas dari motor hingga kendaraan pribadi, truk pun melewati. Sedangkan kapasitas gorong-gorong di sini tidak kuat menahan tonase berat, akhirnya rusak," jelas seorang warga, mengeluhkan siapa yang akan bertanggung jawab atas kerusakan tersebut.   Selain kritik terhadap metode kerja, proyek ini juga dicurigai menutupi potensi keterlambatan karena hanya mencantumkan jangka waktu pekerjaan 45 (Empat Puluh Lima) Hari Kalender tanpa detail tanggal mulai dan usai di papan proyek.   Warga mendesak dinas terkait untuk segera mengevaluasi kontraktor dan mewajibkan penggunaan sistem buka-tutup agar akses ekonomi warga Lekok tidak terhambat dan infrastruktur kampung tidak semakin rusak.

Comments

RUANG IKLAN GAMBAR Ukuran ideal 800 x 400 px