Bazar Ramadan UMKM "Kopi Manis" di Sumbermalang Situbondo: Omzet Melejit Jutaan Rupiah Per Hari
Situbondo, realitapublik.id – Pemerintah Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, terus menelurkan terobosan strategis untuk mendongkrak ekonomi kerakyatan. Salah satu langkah nyatanya adalah penyelenggaraan Bazar Ramadan UMKM Kopi Manis (Kolaborasi Penuh Inspirasi Masyarakat Rengganis) yang berlokasi di Lapangan Rengganis, tepat di depan Kantor Kecamatan Sumbermalang.
Camat Sumbermalang, Fadnur Rahman, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap kegiatan yang berlangsung selama bulan suci ini sangat luar biasa. Sejak dibuka, stand-stand UMKM terus dipadati pengunjung yang ingin berburu takjil maupun kebutuhan lainnya.
"Alhamdulillah, responnya sangat positif. Pengunjung tidak hanya dari warga setempat atau ASN, tetapi juga banyak masyarakat dari luar wilayah Sumbermalang yang datang untuk berbelanja kuliner khas di bazar ini," ujar Fadnur Rahman saat ditemui di lokasi, Senin (23/2/2026).
Dalam kesempatan ini. Camat Sumbermalang juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Situbondo, Mas Rio, atas bantuan tenda dan supportnya untuk kegiatan UMKM Kopi Manis di Sumbermalang.
"Kami atas nama pemerintah Kecamatan Sumbermalang, Paguyuban UMKM Kayu Manis dan masyarakat Sumbermalang, mengucapkan terima kasi atas bantuan tenda dan support yang luar biasa dari bapak Bupati, Mas Rio," ucapnya.
Senada dengan Camat, Ketua Paguyuban UMKM Kopi Manis, Dina Rosita, menjelaskan bahwa kesuksesan acara ini merupakan buah dari kolaborasi solid antara masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Situbondo. Ia memaparkan, terdapat sekitar 20 tenda yang menaungi 30 hingga 40 pedagang lokal.
"Produk yang ditawarkan sangat beragam, mulai dari kue basah, kue kering, hingga berbagai menu utama untuk berbuka puasa," kata Dina.
Dampak ekonomi dari bazar ini pun tidak main-main. Berdasarkan survei internal paguyuban, perputaran uang di lokasi tersebut diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah setiap harinya.
"Rata-rata omzet yang dikantongi setiap pedagang berkisar antara Rp350 ribu hingga Rp1 juta lebih per hari. Ini tentu sangat membantu meningkatkan pendapatan UMKM di wilayah kami selama Ramadan," pungkas Dina optimis.(*)
Comments
Post a Comment