Bupati Novriwan Jaya Resmikan Menu Daging Kambing di Seluruh Dapur MBG Tubaba
TULANG BAWANG BARAT, Realitapublik.id — Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Barat, Ir. Novriwan Jaya, S.P., secara resmi meluncurkan (launching) penggunaan menu daging kambing untuk seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Tubaba. Peluncuran ini dilakukan di SPPG Kyeneta Tirta Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, yang menjadi dapur percontohan program tersebut, Selasa (10/02/2026).
Langkah inovatif ini merupakan strategi Pemerintah Kabupaten Tubaba untuk mensinergikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo Subianto dengan potensi peternakan lokal.
Dalam wawancara di sela kunjungan, Novriwan Jaya menjelaskan bahwa penggunaan daging kambing akan berdampak langsung pada kesejahteraan peternak kecil di Tubaba.
"Inilah hebatnya program Bapak Presiden Prabowo, bisa menggerakkan ekonomi lokal. Dengan memanfaatkan daging kambing, kita menyerap hasil dari peternak lokal di Tubaba. Jika terus menggunakan daging sapi, kita seringkali harus impor, tapi kalau kambing, stoknya ada di masyarakat kita sendiri," ujar Bupati.
Selain aspek ekonomi, Bupati juga ingin merubah stigma negatif masyarakat mengenai daging kambing. "Kita mau ubah mindset bahwa daging kambing menyebabkan kolesterol tinggi. Kenyataannya tidak, daging kambing mengandung vitamin B12 yang sangat baik untuk perkembangan otak dan pertumbuhan anak-anak," tambahnya.
Hingga saat ini, tercatat sudah ada 28 SPPG di Tubaba yang berkomitmen mengintegrasikan daging kambing ke dalam menu mereka. Pemerintah Daerah menargetkan tahap awal penggunaan daging kambing mencakup 30% dari total kebutuhan daging bulanan.
"Estimasi kebutuhan daging bulanan mencapai 12 ton. Jika kita gunakan kambing sebanyak 30 persen, berarti ada kebutuhan sekitar 4 ton yang disuplai langsung oleh masyarakat lokal. Ini angka yang besar untuk memutar ekonomi daerah," jelas Novriwan.
Guna memastikan ketersediaan pasokan, Pemkab Tubaba telah membentuk komunitas "Bolo Ngarit" untuk mendampingi para peternak agar lebih profesional. Bupati juga mengajak masyarakat tidak ragu untuk mulai beternak kambing secara serius guna mewujudkan cita-cita Tubaba sebagai lumbung ternak.
Terkait kendala modal, Pemerintah Daerah telah menjalin kerja sama dengan Bank Lampung melalui program Kredit Super Mikro.
"Bagi masyarakat yang butuh modal, ada program super mikro dengan suku bunga yang sangat lunak. Jika dikelola dengan benar, ini adalah peluang emas untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga," pungkasnya.
Dengan peluncuran ini, Tubaba menjadi salah satu daerah pionir yang berhasil mengawinkan pemenuhan gizi nasional dengan pemberdayaan peternak di tingkat akar rumput.
Comments
Post a Comment