Mudik Lebih Mudah! BNI Hadirkan ATM Pecahan Rp20 Ribu di Jalur Strategis Jateng dan Jatim
SEMARANG, Realitapublik.id — Memasuki hari ke-8 Ramadhan 1447 H, persiapan mudik lebaran mulai terasa. Menjawab kebutuhan masyarakat akan uang tunai pecahan kecil untuk angpao lebaran maupun transaksi harian, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) melakukan terobosan dengan menyediakan mesin ATM khusus pecahan Rp20.000.
Fasilitas ini tersebar di berbagai titik strategis, mulai dari area kampus hingga pondok pesantren di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Terobosan ini memungkinkan nasabah mendapatkan uang pecahan kecil tanpa harus mengantre panjang di kantor cabang.
Berdasarkan data resmi BNI per 24 Februari 2026, berikut adalah titik lokasi yang bisa Anda datangi:
1. Wilayah Jawa Tengah
BNI KCP Unsoed: Jl. Prof. HR Bunyamin, No. 129B, Purwokerto.
BNI KCP Stikom Karang Klesem: Jl. SMP 5, Kabupaten Banyumas.
Universitas Peradaban: Jl. Raya Pagojegan KM 3, Kec. Paguyangan, Kabupaten Brebes.
2. Wilayah Jawa Timur
Surabaya:
KC Graha Pangeran: Jl. A. Yani No. 286.
Gedung Kuliah Bersama Kampus C UNAIR: Jl. Mulyorejo.
UNESA Lidah Wetan: Jl. Kampus Univ. Negeri Surabaya, Lakarsantri.
Malang:
Universitas Widyagama: Jl. Borobudur No. 12.
Pondok Pesantren Annur Putri: Jl. Demang Jaya 1 No. 8, Bululawang.
Kediri:
Gudang Garam Unit 8: Jl. Kombes Pol M. Duryat No. 10-12.
Proses penarikan uang pecahan kecil ini sangat mudah dan serupa dengan transaksi ATM pada umumnya:
Kunjungi mesin ATM BNI bertanda khusus "Pecahan Rp20.000".
Masukkan kartu dan input PIN ATM Anda.
Pilih menu “Tarik Tunai”.
Pilih nominal yang diinginkan (kelipatan Rp20.000).
Uang akan keluar dalam lembaran Rp20.000 yang masih gres/baru.
Ambil uang dan jangan lupa ambil kembali kartu ATM Anda.
Langkah BNI ini patut diapresiasi karena sangat membantu para pemudik yang melintasi jalur Jawa Tengah dan Jawa Timur. Selain praktis, layanan ini mengurangi kerumunan di bank menjelang Idulfitri 1447 H.
Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang ingin mempersiapkan "uang fitrah" lebih awal dengan cara yang lebih modern dan cepat.
Comments
Post a Comment