Polres Pasuruan Kota Santuni Anak Yatim dan Rayakan Ulang Tahun Personel di Bulan Ramadan
KOTA PASURUAN, Realitapublik.id — Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti Mapolres Pasuruan Kota pada Jumat sore (27/02/2026). Di tengah suasana bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, jajaran Satreskrim Polres Pasuruan Kota menggelar aksi religi bertajuk berbagi takjil, santunan anak yatim, hingga doa bersama.
Menariknya, momentum ini juga menjadi hari spesial bagi dua personel Polres Pasuruan Kota, yakni Kanit Pidum, IPDA Ferdy Rahrudi, S.H. dan Banit PPA, Brigpol Maisun, yang tengah merayakan hari ulang tahun mereka.
Kegiatan diawali di depan Mapolres Pasuruan Kota. Arus lalu lintas sempat melambat sejenak saat para pengendara berhenti untuk menerima ratusan paket takjil. Kasat Reskrim AKP Dhecky Tjahyono Try Yoga, S.Sos., S.H., M.H. turun langsung memimpin jajaran unit reskrim dalam membagikan takjil kepada masyarakat.
"Ini adalah bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang masih berada di jalan saat waktu berbuka tiba," ujar AKP Dhecky.
[caption id="attachment_17269" align="alignnone" width="300"]
Acara buka bersama Polres Pasuruan Kota bersama puluhan anak yatim (foto: Saichu Realita Publik)[/caption]
Usai pembagian takjil, acara berlanjut di Kafe TD Polres Pasuruan Kota. Suasana berubah menjadi haru dan ceria dengan kehadiran puluhan anak yatim piatu yang didampingi keluarga masing-masing.
Secara bergantian, personel dari berbagai unit mulai dari PPA, Pidum, Tipikor, hingga Pidek memberikan bingkisan dan santunan. Wajah-wajah mungil tersebut tampak berseri saat menerima perhatian dan kasih sayang dari para petugas kepolisian.
Sembari menanti kumandang adzan Maghrib, AKP Dhecky menyampaikan pesan singkat yang menekankan pentingnya silaturahmi. Ia berharap kegiatan ini mampu mengikis jarak antara kepolisian dan masyarakat kecil, khususnya anak-anak yatim.
"Kegiatan ini guna mempererat keakraban antara anggota kepolisian dengan anak-anak yatim piatu sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat," tuturnya.
Kasat Reskrim berharap momentum Ramadan ini membawa ampunan (maghfirah) bagi seluruh jajaran dan tamu yang hadir dan penyelenggaraan acara serupa diharapkan tetap berjalan secara rutin di masa mendatang, bahkan di luar bulan suci Ramadan.
"Tujuan utama kami sederhana, kami ingin mendapatkan doa tulus dari adik-adik sekalian. Doa kalian adalah penguat bagi kami dalam menjalankan tugas menjaga keamanan kota ini," pungkas AKP Dhecky.
Acara ditutup dengan doa bersama dan buka puasa kolektif, menciptakan harmoni antara tugas negara dan tanggung jawab sosial sebagai insan hamba Tuhan.
Acara buka bersama Polres Pasuruan Kota bersama puluhan anak yatim (foto: Saichu Realita Publik)[/caption]
Usai pembagian takjil, acara berlanjut di Kafe TD Polres Pasuruan Kota. Suasana berubah menjadi haru dan ceria dengan kehadiran puluhan anak yatim piatu yang didampingi keluarga masing-masing.
Secara bergantian, personel dari berbagai unit mulai dari PPA, Pidum, Tipikor, hingga Pidek memberikan bingkisan dan santunan. Wajah-wajah mungil tersebut tampak berseri saat menerima perhatian dan kasih sayang dari para petugas kepolisian.
Sembari menanti kumandang adzan Maghrib, AKP Dhecky menyampaikan pesan singkat yang menekankan pentingnya silaturahmi. Ia berharap kegiatan ini mampu mengikis jarak antara kepolisian dan masyarakat kecil, khususnya anak-anak yatim.
"Kegiatan ini guna mempererat keakraban antara anggota kepolisian dengan anak-anak yatim piatu sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat," tuturnya.
Kasat Reskrim berharap momentum Ramadan ini membawa ampunan (maghfirah) bagi seluruh jajaran dan tamu yang hadir dan penyelenggaraan acara serupa diharapkan tetap berjalan secara rutin di masa mendatang, bahkan di luar bulan suci Ramadan.
"Tujuan utama kami sederhana, kami ingin mendapatkan doa tulus dari adik-adik sekalian. Doa kalian adalah penguat bagi kami dalam menjalankan tugas menjaga keamanan kota ini," pungkas AKP Dhecky.
Acara ditutup dengan doa bersama dan buka puasa kolektif, menciptakan harmoni antara tugas negara dan tanggung jawab sosial sebagai insan hamba Tuhan.
Comments
Post a Comment